InfoSehatPedia.Com

Sumber Informasi Kesehatan Keluarga

Menu

Pola Makan Mahasiswa Jangan Asal Kenyang

December 12, 2017 | Kesehatan
pola makan sebagian mahasiswa kurang disadari sebagai sebuah bab penting dalam siklus kehidupan. Akhirnya teladan makan asal kenyang menjadi suatu budaya.

Studi mengenai pola makan mahasiswa yang dilakukan oleh Syifa Puji (Alumnus PSKM, Fakultas Kedokteran UIN Syarif Hidayatullah) mengatakan bahwa dari 125 mahasiswa PSKM (Program Studi kesehatan Masyarakat), terdapat 57,6 persen mahasiswa yang mempunyai teladan makan yang tidak sesuai dengan anutan umum gizi seimbang yang disebut empat sehat lima sempurna.

Kesimpulan lain dari penelitian itu, teladan makan mahasiswa yang dinilai burut itu tidak berkorelasi dengan jumlah uang saku, jenis kelamin, pengetahuan gizi, aktifitas dan daerah tinggal mahasiswa. Mahasiswa yang mempunyai uang saku cukup pun tidak menjamin teladan makan yang sehat.

Alas an mahasiswa pada umumnya yaitu kesibukan kampus yang tinggi dan tidak tersedianya kantin sehat di akrab daerah kuliah mereka. Kondisi ini menciptakan mahasiswa sulit mencari kuliner yang higienis dan mempunyai gizi seimbang.

Ancaman Beragam Penyakit Mengingat mengonsumsi kuliner sehat dengan gizi seimbang itu penting bagi seseorang, dokter Inge Permadhi, seorang andal gizi yang menjadi staf pada departemen ilmu gizi, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, mengingatkan bahwa banyak penyakit mengancam mereka yang berpola makan salah.

Aneka penyakit yang menancam tersebut antara lain diabetes melitus, penyakit jantung dan pembuluh darah (termasuk hipertensi), pelemahan hati, pelemahan saraf di leher dan pengecap yang sanggup menyebabkan seseorang meninggal mendadak, serta kanker.

Pola makan sehat, kata Inge, yaitu teladan makan dalam dosis yang sesuai dengan kebutuhan tubuh. Kelebihan makan sanggup menciptakan orang kegemukan sehingga rawan terkena diabetes melitus dan penyakit lainnya. Sementara orang yang kekurangan makan sanggup terkena sakit pencernaan dan penurunan daya tahan tubuh. Kondisi ini akan menciptakan orang itu rentan terkena peyakit.

Untuk mengetahui kebutuhan makan yang pas, setiap orang harus tahu berat tubuh idealnya. Secara umum setiap kali makan kita membutuhkan karbohidrat sebagak 55 perse, protein 15 persen, dan lemak dari unsuk hewani ataupun nabati sebesar 30 persen.

Dalam menentukan makanan, Inge menyarankan sebaiknya kita menentukan kuliner yang diolah dengan direbuh, dibakar, atau ditim/dikukus. Alasannya minyak goreng akan menambah unsure lemak yang tidak diperlukan oleh tubuh. Ada baiknya mengurangi/menghindari penggunaan minyak goreng secara berlebihan.

tags:

Related For Pola Makan Mahasiswa Jangan Asal Kenyang