InfoSehatPedia.Com

Sumber Informasi Kesehatan Keluarga

Menu

Kenali Penyebab Sakit Gigi Sebelum Mengobatinya

December 12, 2017 | Informasi, Kesehatan
Sakit gigi merupakan satu penyakit yang sangat mengganggu aktifitas, banyak orang kewalahan dan kebingungan menentukan obat sakit gigi dan cara pengobatannya yang pas buat mereka. Tidak sedikit orang menentukan obat sakit gigi yang hanya meredakan rasa sakit semata, itupun hanya dengan beberapa ketika saja. Anjuran terbaik dalam mengobati sakit gigi ialah mencabutnya.

Sebelum mengambil keputusan terhadap langkah apa yang ingin anda ambil untuk menuntaskan perkara sakit gigi yang anda alami, ada baiknya anda mengatahui penyebab sakit gigi. Sebagaimana dilansir dari majalahkesehatan.com, sakit gigi sanggup disebabkan oleh beberapa faktor berikut ini;

1. Infeksi susukan akar gigi

Kanal akar gigi yang terinfeksi sanggup sangat menyakitkan dengan rasa nyeri yang menyebar ke kawasan lain di wajah dan tengkorak. Tubuh mempertahankan diri dari infeksi sehingga menyebabkan peradangan. Kadang-kadang terjadi nanah (nanah) dalam akar gigi yang sanggup menetap di dalam tulang rahang pasien selama bertahun-tahun dan terus-menerus membuatkan basil ke dalam fatwa darah penderitanya.

Infeksi susukan akar gigi sanggup menciptakan gigi mati sehingga harus dicabut. Mempertahankan gigi mati bukanlah pilihan. Penggunakan herbal, vitamin, atau bahkan resep antibiotik biasanya tidak memecahkan perkara jika tanpa diikuti ekstraksi dan pencucian susukan akar gigi dan jaringan sekitarnya.

2. Karies Gigi

Karies ialah nama kolektif untuk kerusakan gigi di enamel (zat di mahkota gigi), sementum (zat di akar gigi), dan dentin (zat di tengah antara mahkota dan akar).Gigi sanggup berlubang lantaran basil tertentu yang memproduksi asam laktat dari hasil fermentasi karbohidrat ibarat sukrosa, fruktosa, dan glukosa.

Gigi terutama terdiri dari mineral yang secara konstan mengalami proses demineralisasi dan remineralisasi. Demineralisasi terjadi lantaran pemakaian gigi, terutama lantaran makan masakan yang mengandung asam. Remineralisasi gigi terjadi dengan pemberian air liur, pasta gigi ber-flouride, dan obat kumur. Ketika pH pada permukaan gigi turun di bawah 5,5 lantaran asam laktat yang diproduksi bakteri, demineralisasi lebih cepat dari remineralisasi sehingga gigi “tekor” mineral. Hal ini sanggup mengarah ke gigi berlubang.

Gigi berlubang harus segera ditangani oleh dokter gigi supaya tidak berubah menjadi parah sehingga harus dicabut, atau bahkan menyebabkan infeksi berbahaya. Dokter gigi akan membor lubang untuk membersihkan kerusakan dan kemudian menambal gigi dengan implan.

3. Erosi gusi

Gusi yang mengalami pengikisan akan mengekspos akarnya sehingga menjadi sensitif terhadap makanan/minuman panas, cuek dan asam. Erosi gusi sanggup disebabkan lantaran menyikat gigi terlalu keras atau lantaran penyakit gusi.

Erosi gusi berlangsung sedikit demi sedikit dalam waktu usang sehingga lebih umum pada mereka yang berusia di atas 40 tahun. Penderitanya tidak memperhatikan atau menganggap serius hingga menjadi masalah. Bila penyebab pengikisan ialah terlalu keras menyikat gigi, Anda harus mengganti sikat dengan yang lebih halus dan mengurangi tekanan.

Erosi gusi hanya sanggup dibetulkan dengan cangkok gusi, sebuah mekanisme operasi plastik yang hanya sanggup dilakukan oleh dokter gigi spesialis.

4. Gigi longgar

Gigi longgar sanggup terasa sangat menyakitkan ketika mengunyah makanan. Penyebab gigi longgar biasanya ialah penyakit pada gusi (gingivitis, periodontitis), meskipun sanggup juga disebabkan oleh kecelakaan atau benturan. Untuk mengatasi gigi longgar, dokter gigi harus menghilangkan penyakit pada gusi dengan pencucian gigi (scaling) dan pengobatan. Gigi yang sedikit goyang masih sanggup diperkuat dengan menambatkan ke gigi di dekatnya. Gigi yang goyang ke segala arah harus dicabut.

Related For Kenali Penyebab Sakit Gigi Sebelum Mengobatinya