UMPAN JITU IKAN NILA INDUK DI ALAM BEBAS



Ikan nila induk dikategorikan sebagai ikan nila yang mempunyai bobot diatas 500 gram atau sekitar setengah kiloan dan tentunya sudah bertelur. Jika ada pertanyaan, umpan apakah yang paling jitu untuk mancing ikan nila terutama ikan nila induk ?. Jawabannya jelas pasti akan beragam macam..
Semua pemancing mempunyai teknik dan pengalaman berbeda-beda, sehingga tentu saja jawaban tidak akan sama. Ada yang menjawab umpan lumut atau lukut yang paling disukai ikan nila induk, tapi tak sedikit juga yang menjawab bahwa umpan hidup juga jitu dan manjur buat memancing ikan nila induk seperti udang atau cacing. Bagi beberapa pemancing yang terbiasa dengan menggunakan umpan buatan, sudah pasti mereka punya argumen sendiri bahwa umpan buatan seperti pelet yang dicampur dengan bahan lain paling potensial dimakan oleh ikan nila induk.
Bukan rahasia umum lagi bahwa perbedaan ini sering menjadi perbincangan dan selalu menjadi topik hangat para pemancing disaat ngumpul, ngobrol bareng baik di saat aktifitas mancing bareng maupun ngobrol di warung kopi, bahkan bisa menjadi trending topik di grup mancing media sosial seperti facebook, twitter dan whatapps.

Sebagai pemancing ikan nila, saya punya jawaban sendiri kalau umpan yang paling jitu untuk ikan nila adalah lumut, cacing, udang dan umpan buatan 😆. Saya pilih semuanya karena berdasarkan pengalaman ternyata semua umpan-umpan yang disebutkan itu memang ampuh dimakan ikan nila khususnya nila induk dengan catatan emperhatika faktor-faktor berikut :
  1. Faktor cuaca saat mancing, dimana suhu dan kelembaban udara di tempat sekitar kita mancing berpengaruh pada kondisi dan hasrat makan ikan nila induk dibawah air; 
  2. Kondisi air spot tempat kita mancing juga berpengaruh, mancing ikan nila induk di alam bebas seperti di sungai atau di danau menuntut kita memperhitungkan banyak hal diantara demografi spot, temperatur air, tingkat keasaman dan kebersihan air.
  3. Penggunaan pelet ikan atau bandul sangat dianjurkan untuk menarik dan mengumpulkan ikan nila induk ke spot mancing walaupun hasilnya akan tergantung pada umpan yang kita pakai dengan point 1 dan 2 diatas.
  4. Jika menggunakan lumut alangkah baiknya lumut yang masih segar dan dicampur dengan aroma penyegar seperti essen khusus lumut yang beredar di pasaran, walaupun sebagian pemancing ada yang murni menggunakan lumut saja tanpa campuran apapun, tapi ada juga yang menggunakan campuran aroma alami dimana pada wadah umpan lumut direndam daun walang, kemangi atau pandan.
  5. Jika kita bisanya menggunakan umpan seperti cacing atau udang, gunakan udang atau cacing yang masih hidup dan segar bisa udang rebon, udang sungai, cacing sawah atau cacing tanah seperti cacing kalung atau cacing merah. Untuk umpan cacing, alangkah baiknya jangan dimasukkan dalam kantong plastik tapi dianjurkan dibungkus dengan kain atau daun yang didalamnya sudah diberi tanah lembab atau tanah sawah.
  6. Perhitungkan ukuran kail dan tali kail yang cocok untuk mancing nila induk. Disarankan jangan menggunakan kail dan talinya berukuran terlalu besar, karena karakter dari ikan nila induk itu sendiri biasanya sensitif terhadap makanan dan benda di sekitarnya tidak sama dengan ikan nila ukuran sedang atau kecil.
Memang penggunaan umpan seperti lumut, udang, cacing dan umpan buatan dengan memperhitungkan banyak faktor bukan jaminan 100% bisa mendapatkan hasil yang menjadi target, namun sebagai mancing mania setidaknya kita sudah berusaha, dan satu lagi jangan sampai lupa yaitu tetap berdoa 😉😊. Salam Mancing Mania Mantap 👍💪.

Post a Comment

0 Comments