GERD, Kenali Gejala dan Efek Samping yang ditimbulkan

Apa itu GERD?
Penyakit gastroesophageal reflux disease atau GERD, sangat umum, menyerang hingga 1 dari 5 pria atau wanita dewasa di negara-negara maju. GERD juga bisa terjadi pada anak-anak, meskipun demikian penyakit ini sering tidak dikenali gejalanya bahkan sering disalahpahami. Hal ini disayangkan karena GERD umumnya merupakan penyakit yang dapat diobati, namun akibat dari komplikasi yang serius bisa terjadi jika tidak dicegah dan diobati dengan tepat.

Heartburn mungkin sebagai gejala GERD yang paling sering walaupun bukan satu-satunya. Penyakit ini dapat timbul bahkan tanpa gejala yang jelas. Heartburn mmang tidak selalu identik dengan GERD dan dapat terjadi akibat kelainan lain yang terjadi di dalam atau di luar kerongkongan. GERD bisa menjadi penyakit kronis. Perawatan biasanya harus dilakukan dalam jangka panjang, bahkan setelah gejala terkontrol. Isu tentang masalah gaya hidup sehari-hari dan kepatuhan  kita pada penggunaan obat jangka panjang perlu diatasi juga, sebab hal ini hanya dapat ditempuh melalui tindakan lebih lanjut dan pemahan kita tentang GERD sebagai langkah pencegahan dini.

GERD sering ditandai dengan gejala menyakitkan yang dapat mengganggu dan merusak kualitas hidup seseorang. Berbagai metode dan cara untuk mengobati GERD secara efektif dapat dilakukan, mulai dari tindakan memperbaiki gaya hidup hingga penggunaan obat-obatan bahkan dalam prosedur bedah sekalipun.

Sangat penting bagi kita yang menderita gejala GERD yang sudah kronis dan akut agar terus mendapatkan diagnosis yang akurat dan tetap berkonsultasi dengan dokter untuk tetap menerima pengobatan dan perawatan yang efektif.

Apa itu Heartburn?
Kebanyakan orang menggambarkan Heartburn sebagai sensasi terbakar di tengah dada dan belakang tulang dada. Ini dapat menyebar ke atas menuju tenggorokan. Heartburn biasanya disebabkan oleh refluks atau naiknya asam lambung ke kerongkongan.

Lapisan esofagus jauh lebih sensitif terhadap asam daripada lambung, itulah sebabnya sensasi rasa terbakar terasa. Pada orang dengan penyakit gastroesophageal reflux (GERD), nyeri ulu hati yang persisten bisa menyakitkan dan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari serta dapat membuat susah tidur di malam hari.

Apakah Heartburn berbahaya?
Heartburn adalah gejala umum, meskipun demikian, jika Heartburn terjadi secara teratur, asam lambung yang menyebabkan heartburn berpotensi melukai lapisan esofagus. Ini dapat menyebabkan ulserasi yang dapat menyebabkan ketidaknyamanan atau bahkan pendarahan.

Penyempitan kerongkongan yang disebabkan oleh asam, yang mengarah pada pembentukan bekas luka juga dapat terjadi akibat refluks asam yang kronis dan sering. Orang dengan striktur mengalami kesulitan menelan makanan.

Tingkat frekuensi, atau intensitas gejala tidak dapat membedakan antara pasien dengan atau tanpa GERD erosif. Namun, jika mulas sering terjadi lebih lebih dari sekali seminggu bahkan menjadi lebih parah, atau membuat terganggu kita pada malam hari bahkan bisa membangunkan kita dari tidur, mungkin hal itu merupakan tanda dari kondisi serius dan disarankan untuk segera konsultasi dengan dokter.

Post a Comment

0 Comments