InfoSehatPedia.Com

Sumber Informasi Kesehatan Keluarga

Menu

Tips Mengkonsumsi Telur Dengan Sehat

December 14, 2017 | tips sehat

Telur banyak mempunyai manfaat, menyerupai beberapa artikel sebelumnya. Karena mengandung zat gizi yang kaya, telur sangat cocok menjadi materi masakan yang tak boleh hilang dari dapur anda di rumah, selain lantaran kandungan gizinya, secara teknis telur selalu menjadi masakan alternatif membutuhkan masakan cepat saji lantaran malah mengolah masakan yang lebih berat.

Kandungan nutrisi dalam telur terdiri dari 15% protein, 10% lemak, dan 1% dari garam mineral serta vitamin, sedangkan 74% air. Karena mengandung banyak protein yang baik dan bergizi. Protein yang dikandung telur, bisa memenuhi kebutuhan protein dengan nilai biologis tinggi dalam proses pertumbuhan sel badan dan otak.

Selain protein, telur pun mengandung lemak dalam kadar yang ideal. Kandungan butir-butir lemaknya banyak terdapat dalam kuning telur, dan sudah dalam keadaan emulsi sehingga lebih gampang dicerna. Telur juga mengandung beberapa jenis zat mineral antara lain kalsium, zat besi, magnesium, fosfor, potasium (kalium), sodium (natrium), zinc, dan aneka vitamin, khususnya vitamin A, B1, B2, B3, B6, B12, biotin, dan vitamin D.

 telur sangat cocok menjadi materi masakan yang tak boleh hilang dari dapur anda di rumah Tips Mengkonsumsi Telur dengan Sehat
Tips Mengkonsumsi Telur dengan Sehat

Setiap harinya, seorang anak balita memerlukan sekitar 15 gram protein hewani. Kebutuhan ini sanggup dipenuhi oleh dua butir telur ayam perhari. Ibu hamil dan menyusui memerlukan protein hewani sebanyak 30 gram per hari. Kebutuhan ini sanggup dipenuhi dengan mengonsumsi kurang lebih empat butir telur ayam per hari. Hal lain yang tidak kalah mencengangkan, berdasarkan para mahir gizi, telur pun termasuk satu dari dua sumber protein dengan kualitas prima selain air susu ibu (ASI).

Nah, untuk mendapat kekayaan manfaat telur, kita perlu memperhatikan kondisi telur tersebut sehingga kekal dan tidak terkotori basil yang jadinya malah menggangu kesehatan anda dan keluarga, berikut ini yakni tips semoga telur anda sehat dan baik untuk dikonsumsi;

Tips #1. Memilih Telur Yang Baik

Saat ini di pasaran tersedia telur yang sudah di-pasteurisasi. Ini berarti telur tersebut dipanaskan dalam suhu tinggi secara cepat sehingga basil salmonela yang mungkin mengontaminasi sudah dihilangkan.

Teknik pasteurisasi yakni sebuah proses pemanasan masakan dengan tujuan membunuh organisme merugikan menyerupai bakteri, virus, protozoa, kapang, dan khamir. Tidak menyerupai sterilisasi, pasteurisasi tidak dimaksudkan untuk membunuh seluruh mikroorganisme di makanan. Pasteurisasi bertujuan untuk mencapai “pengurangan log” dalam jumlah organisme, mengurangi jumlah mereka sehingga tidak lagi bisa menyebabkan penyakit (dengan syarat produk yang telah dipasteurisasi didinginkan dan dipakai sebelum tanggal kedaluwarsa).

Jenis telur ini sanggup dipilih kalau Anda khawatir dengan kontaminasi bakteri.

Bila akan memakai telur ayam biasa, pilihlah telur yang segar dan kulitnya utuh atau tidak retak.

Ada beberapa tips untuk membedakan telur rusak dengan telur layak pakai :

  • Pecahkan telur yang akan diolah, kemudian lihat potongan putih telur. Telur layak makan mempunyai warna putih, tetapi bila warnanya berubah merah jambu, telur sudah rusak.
  • Telur anggun mengeluarkan bacin yang khas sementara bacin telur yang sudah rusak cenderung tidak sedap lantaran sudah dipenuhi bakteri.
  • Pegang telur, kemudian timbang-timbang dengan tangan. Bila terasa berat, telur tandanya sudah rusak.
  • Letakkan telur di atas meja. Putar dengan tangan, bila telur tidak bisa berputar sempurna, tandanya telur sudah rusak.

Tips #2. Cara Menyimpan Telur

Tempat yang paling baik untuk menyimpan telur yakni di dalam kulkas. Ini lantaran basil salmonela, yang berasal dari kotoran ayam, berkembang biak dengan cepat pada suhu ruangan. Setelah anda membeli telur segera simpan dalam kulkas dengan suhu yang tepat.

Sebelum menyimpan telur dalam kulkas, basuh telur dalam air mengalir semoga kotoran dan basil yang melekat tidak ikut mencemari masakan di kulkas.cara terbaik untuk menyimpan telur di kulkas yakni di karton atau bungkus telur. Simpanlah dalam potongan terdingin dari kulkas Anda dan ini berarti bukan di potongan pintu. Suhu terbaik untuk penyimpanan yakni di bawah lima derajat celsius. Cara penyimpanan ini dilansir oleh Departemen Pertanian Amerika.

Waktu penyimpanan terbaik untuk telur mentah maksimal yakni tiga hingga lima minggu.

Tips #3. Cara Benar Mengolah Telur

Telur segar bisa saja mengandung basil Salmonella Enteritidis. Infeksi Salmonella sanggup berakibat fatal kepada bayi, balita, ibu hamil dan kandungannya serta orang lanjut usia. Hal ini disebabkan lantaran kekebalan badan mereka yang menurun.

Penyakit yang disebabkan oleh Salmonella disebut salmonellosis. Ciri-ciri orang yang mengalami salmonellosis yakni diare, keram perut, dan demam dalam waktu 8-72 jam sehabis memakan masakan yang terkotori oleh Salmonella. Gejala lainnya yakni demam, sakit kepala, mual dan muntah-muntah.

Oleh lantaran itu, pastikan telur yang dikonsumsi sudah dimasak dengan matang.Segera konsumsi telur selagi hangat. Telur yang sudah dibiarkan terlalu usang bisa kehilangan sebagian zat gizinya.

Rating: <span itemprop=”rating”>4.5</span>
Description: <span itemprop=”description”>Tips Mengkonsumsi Telur dengan Sehat</span>
Reviewer: <span itemprop=”reviewer”>Anita Nurani</span> – Itemreviewed: <span itemprop=”itemreviewed”>Beberapa cara mensiasati atau mengkonsumsi telur yang baik </span>

Related For Tips Mengkonsumsi Telur Dengan Sehat